LULUS SD LANGSUNG TSANAWIYYAH

QUDSIYYAH, KUDUS -Belajar di Madrasah Qudsiyyah Kudus “super” lama dan “tua”, itu dulu. Kini, dengan berbagai terobosan baru hal tersebut akan semakin diminimalisasi, tanpa mengurangi hasil lulusan serta kualitas keilmuannya. Ya, dua tahun terakhir ini madrasah salafiyah yang tegak berdiri sejak tahun 1919 dan terus mempertahankan tradisi baca kitab kuning ini terus mengembangkan inovasinya. Salah satunya, calon santri baru yang telah lulus Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyyah (MI) dapat langsung masuk ke jenjang Tsanawiyah.

Pendaftaran santri baru Madrasah Qudsiyyah tahun ini dimulai pada 12 Rajab 1432 H./ 14 Juni 2011 TU. Bertempat di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Qudsiyyah, Kelurahan Kerjasan, Kec. Kota, Kab. Kudus, mulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB. Sedangkan formulir pendaftaran dapat diambil mulai tanggal 28 Jumadal Akhirah 1432 H/ 1 Juni 2011 TU.

Ketua Panitia Pendaftaran Santri Baru (PSB) Madrasah Qudsiyyah, M. Rozikan, M.Pd mengungkapkan, calon santri yang telah lulus SD atau sederajat dapat langsung mulus melaju ke jenjang Tsanawiyah madrasah Qudsiyyah, tanpa harus mengulang kembali di jenjang Ibtidaiyyah.  Ini dilakukan saat calon satri baru tersebut dapat nilai yang bagus dan lulus tes seleksi. “Seperti pada tahun sebelumnya, bagi calon satri yang lulus tes langsung masuk Tsanawiyyah,” tuturnya.

Sementara bagi mereka yang mendapat nilai pas-pasan saat tes seleksi masuk di Tsanawiyyah maka akan masuk pada kelas VI Madrasah Ibtidaiyyah. “Bagi yang lulus SD/MI minimal masuk di kelas VI MI Qudsiyyah dengan pelajaran khusus, yakni mayoritas pelajaran agama dan hanya tiga mapel umum, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris,”  katanya.

Pada PSB Madrasah Qudsiyyah tahun 2010 lalu, terdapat satu rombongan belajar dari santri baru lulusan SD dan MI yang langsung duduk di jenjang Tsnawiyyah. Mereka adalah yang mendapat nilai terbaik saat seleksi tes masuk.

Saat disinggung mengenai materi tes seleksi yang dilakukan, Rozikan mengatakan bahwa tes masuk yang diujikan adalah materi Nahwu dan Shorof. “Saat pendaftaran, calon santri akan diberikan kisi-kisi serta materi yang akan diujikan,” terangnya.

Ketentuan bisa langsung masuk ke jenjang Tsanawiyah tanpa harus mengulang lagi ini juga berlaku bagi mereka yang ingin memasuki tingkat Aliyah Madrasah Qudsiyyah. “Bagi lulusan SMP dan MTs bisa langsung ke Aliyah saat lolos seleksi dengan materi tes Nahwu dan membaca kitab Kuning Fathul Qarib,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai wakil Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Qudsiyyah ini.

Dikatakan, tes seleksi ini dilakukan bagi mereka calon santri baru yang ingin masuk ke jenjang Tsanawiyyah dan Aliyah. Sementara bagi mereka yang ingin masuk kelas I Ibtidaiyyah, maka tidak ada tes seleksi. “Prinsipnya bagi yang berusia 5 tahun masuk kelas I A, sementara yang berumur 6 tahun atau sudah lulus dari TK/RA maka akan masuk kelas I B,” teranganya.

Mengenai soal biaya pendaftaran, pria yang menyandang gelas Master Pendidikan dari UNNES  Semarang mengatakan, biaya pendaftaran sebesar Rp 100.000,- serta infaq pengembangan madrasah sebesar Rp 700.000,- . Biaya ini berlaku di semua tingkatan dan hanya dikenakan sekali selama menjadi siswa madrasah Qudsiyyah. Artinya, bila ia masuk tingkat MI, maka ketika akan meneruskan ke jenjang Tsanawiyyah maupun Aliyah tidak akan dikenai infaq pengembangan madrasah lagi.

Rozikan menandaskan, madrasah Qudsiyyah adalah salah satu madrasah tua di Kudus yang tetap mempertahankan ajaran-ajaran salafiyah dengan tetap mendalami ilmu agama Islam dengan mengkaji pada sumber-sumber kitab kuning karya ulama-ulama salaf. Di samping itu, juga tak mau ketinggalan zaman dengan kemajuan teknologi dan informasi. “Dari jenjang Ibtidaiyyah sekarang telah dikenalkan dengan teknologi komputer lengkap dengan sarana laboratorium komputer di masing-masing tingkatan, baik di MI, MTs, dan MA.  Free hotspot area alias lokasi ngenet gratis juga telah hadir di kawasan madrasah Qudsiyyah,” imbuhnya. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply