Prof Dur Berikan Kuliah Umum bagi Santri

QUDSIYYAH, KUDUS– Di sela-sela pembelajaran sekolah pagi dan pembelajaran di pesantren, Mahad Qudsiyyah Kudus mendatangkan Prof. H. Abdurrahman Mas’ud, Ph. D untuk menberikan kuliah umum kepada para santri, pada Ahad, 21 April 2013. Dalam kesempatan tersebut, Prof Dur, sapaan akrabnya, memberikan kiat-kiat dan motivasi belajar bagi santri.

Prof Dur, yang kini sebagai Kepala Litbang Kemenag RI, memberikan wacana terkait pembelajaran yang efektif yang bisa dilakukan para santri. “Santri harus terus aktif belajar tanpa menunggu perintah,” ungkapnya.

Salah bentuknya adalah dengan rajin membaca. “Saya sudah sering belajar di luar negeri. Kuncinya adalah, lembaga pendidikan yang baik adalah didukung dengan perpustakaan yang baik,” terangnya.

Di luar negeri, kenapa pendidikan mereka maju, karena perpustakaan mereka menjadi denyut nadi pendidikan. “Perpustakaan selalu ramai, menjadi pusat kajian. Tidak hanya siswanya, guru-guru dan dosennya selalu aktif. Perpustakaanya buka hingga jam sebelas atau dua belas malam setiap hari,” ceritanya panjang lebar.

Oleh karenanya, ia berulangkali berpesan kepada para santri untuk rajin membaca. Membaca kitab, membaca buku, koran dan sebagainya. “Kita harus praktikkan Iqr’a sebagai ayat pertama yang turun kepada umat Islam. Jangan terbalik, kita yang memiliki ajaran, tetapi orang lain yang mempraktikkanya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, tanya jawab dan diskusi antara Prof Dur dan para santri dilakukan dengan cara wajib menggunakan bahasa asing, yakni bahas Arab, bahasa Inggris atau bahasa Jawa Kromo Inggil. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply