DUA PIALA HARUMKAN MA’HAD QUDSIYYAH

QUDSIYYAH, KUDUS – Prestasi santri Ma’had Qudsiyyah kembali meraih juara. Pada pekan Seni Pondok Pesantren tingkat Jawa Tengah, 3-6 Juni 2013, di Grobogan, dua medali emas diraih santri Ma’had Qudsiyyah Kudus. Dua juara tersebut diraih oleh M. Sigit Wijaksono dalam perlombaan Video Dokumenter/Cerita Pendek yang meraih juara pertama, serta M. Bahrul Ulum yang juga meraih juara pertama pada lomba Cipta Puisi Islami.

Atas prestasi ini, kedua santri ini direncanakan bakal mengikuti Pekan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional yang bakal digelar pada 30 Juni mendatang di Provinsi Gorontalo, Sulawesi bagian Utara.

Dalam video dokumenter tersebut, santri Ma’had Qudsiyyah mengangkat tema tentang Masjid Menara Kudus dan keunikannya. Sekitar sebelas menit film pendek tersebut mampu memukau dewan juri dn mengantarkannya meraih juara pertama tingkat Jawa Tengah. (lebih lengkapya: lihat videonya)

Sedang dalam cipta puisi, Bahrul Ulum mengangkat tema tentang minuman keras dan narkotika. Dalam loba cipta puisi tersebut, setiap peserta dikasih waktu sekitar 4 jam, sementara temanya adalah berasal dari salah satu ayat Al qur’an yang diberikan dewan juri saat itu juga. Dalam lomba tersebut ada penggalan 5 ayat, tanpa harakat dan tanpa terjemahan yang berbeda tentang tema dan isinya.

Dari salah satu ayat tersebut peserta dipersilahkan memilih salah satunya dan kemudian menguraikan dalam tulisan berbentuk puisi, bait demi bait.

Dalam Pekan seni tersebut, Ma’had Qudsiyyah mewakili Kudus dan turut serta mengharumkan nama Kudus di level Jawa Tengah. Secara keseluruhan, Kudus meraih juara umum dengan perolehan 4 piala pertama, 3 piala ketiga dan beberapa juara harapan.

Selain 2 piala pertama yang diraih Ma’Had Qudsiyyah, Kudus juga meraih juara pertama Seni Kriya Putri (Arina Zulfa: PP Yanabiul Ulum Warrahmah, Kota), dan juara pertama kaligrafi Hiasan Mushaf Al Qur’an Putri (Zakiyatul Amiroh: PP Miftahul Falah Cendono, Dawe).

Sedangkan Juara tiga diraih oleh M Izzul Aufa (PP Miftahul Falah Cendono, Dawe) dalam Seni Kaligrafi Hiasan Mushaf Al Qur’an Putra, M Imron Hamzah (Ma’had Ulumis Syar’i Yanbuul Qur’an Putra) dalam Seni Lukis Islami Putra, dan Ahmad Yusron (PP Darul Falah Jekulo) pada seni Kriya Putra. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply