RUKYATUL HILAL DI BULAN “BESAR”

QUDSIYYAH, KUDUS – Tim Rukyatul Hilal Qudsiyyah Kudus kembali melaksanakan kegiatan rukyah di Jepara pada Kamis sore, 25 September 2014. Berada di pantai Teluk Awur Jepara, tim yang dipandu langsung salah seorang ahli falak Kudus, KH. Saifuddin Luthfi, melaksanakan rukyah pada bulan Dzul Hijjah atau biasa disebut bulan Besar tahun 1435.

Kegiatan rukyah, sengaja dilaksanakan pada hari Kamis, meskipun dari Tim Rukyah kemenag Kudus telah dilaksanakan pada hari Rabu, satu hari sebelumnya. Hal ini karena pada hari Rabu diperkirakan sangat sulit dan belum dimungkinkan untuk dapat melihat hilal (rukyatul hilal), karena perhitungan ketinggian hilal masih berada di bawah setengah derajat, yakni sekitar 0,04 derajat. Sedangkan kemungkinan hilal dapat terlihat sekitar 4 derajat.

Dalam perhitungan tim, pada Kamis malam Jumu’ah (25/09/2014) di daerah Jepara, tinggi Hilal 11, 28 derajat berada pada 0, 24 derajat sebelah selatan titik matahari terbenam. Hilal berada di atas ufuk sekitar 48 menit 38 detik sejak terbenamnya matahari.
Setelah dengan seksama melakukan rukyah baik dengan mata telanjang, maupun dengan bantuan alat theodolit yang telah dimiliki Qudsiyyah, pertengahan tahun 2014 ini, tim yang terdiri sekitar 15 orang ini, pada rukyah kali ini belum dapat melihat hilal.

Namun begitu, hal ini tidak berpengaruh terhadap 1 Dzul Hijjah yang telah ditetapkan pemerintah jatuh pada Jumu’ah 26 September 2014, dan Hari Raya Idul Adlha jatuh pada hari Ahad 5 Oktober 2014.

Di tahun 2014 ini Tim rukyatul Hilal Qudsiyyah telah menjalankan tiga kali kegiatan rukyah. Pada awal bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri melaksanakan di Pantai Bandengan Jepara, dan kali ini dilaksanakan di pantai teluk Awur Jepara. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply