BERKURBAN DI DAERAH NON-MUSLIM

QUDSIYYAH, KUDUS – Kegiatan sosial yang dilaksanakan Madrasah Qudsiyyah Kudus terus dilakukan setiap tahun. Kegiatan yang dilaksanakan setiap Hari Raya Idul Adha ini, pada tahun ini dilaksanakan di Dukuh Ngelo (Ngeseng) Desa  Karangrowo Kec Undaan Kabupaten Kudus.

Selama tiga hari, mulai Sabtu – Senin (11-13 Oktober 2014) sekitar 150 santri turun langsung di daerah yang juga terdapat banyak keluarga yang belum memeluk agama Islam. Di daerah tersebut sekitar 45 kepala keluarga belum memeluk agama Islam. Oleh karena itu, dalam even Idul Qurban tahun ini, Qudsiyyah melaksanakan dakwah sekaligus bakti sosial di daerah yangjauh dari kota tersebut.

Selain mendekati para penduduk yang belum memeluk Islam, kegiatan Kurban dan bakti sosial di daerah Ngeseng tersebut juga sebagai bentuk memberi semangat kepada tokoh dan penduduk muslim setempat untuk terus berdakwah dan mempertahankan keislamannya. Lebih dari itu, panitia juga berharap agar kedatangan Qudsiyyah tersebut membuka hati dan memberikan petunjuk para penduduk yeng belum memeluk Islam agar dapat tergerak hatinya untuk masuk dan memeluk Islam.

Dalam kegiatan tersebut Qudsiyyah membawa sepuluh kambing hewan Kurban yang berasal dari alumni dan aghniya’ Qudsiyyah, serta sejumlah beras yang berasal dari para orang tua siswa dan juga donatur. Dari masyarakat setempat  juga menyembelih lima kambing dan 1 kerbau.

Usai sholat Idul Adha di masjid Daruussalam di Ngeseng, hewan Kurban tersebut kemudian disembelih dan didistribusikan. Dalam kesempatan tersebut, seluruh daging hewan kurban dibagikan kepada penduduk muslim yang berjumlah lebih dari seribu KK di tiga dukuh di desa Karangrowo, yakni dukuh Ngelo, Dukuh Krajan, dan Dukuh kaliyoso disertai beras sebanyak 1,5 kg setiap KK. Tekniknya, setelah penyembelihan, daging hewan kurban tidak dicampur, tujuannya agar distribusi daging qurban tepat sasaran dan dibagikan kepada penduduk yang muslim di daerah tersebut. Sementara bagi penduduk non muslim, tetap diberikan daging dan beras. Bedanya, daging yang dibagikan kepada penduduk nonmuslim tersebut adalah bukan daging yang berasal dari hewan kurban dari para mudhahi, tetapi panitia telah menyiapkan satu kambing lain yang bukan kurban, kemudian dibagikan kepada sekitar 45 KK penduduk nonmuslim.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu santri Qudsiyyah tampil langsung sebagai khatib dalam Sholat Idul Adha di Masjid Darussalam.  Santri tersebut adalah Muhammad Hilman Fattah yang bertindak sebagai khatib, sedangkan yang menjadi imam Sholat Idul Adha adalah KH Fathur Rahman, Wakil Mudirul ‘Am Madrasah Qudsiyyah Kudus.

Selain penyembelihan hewan Kurban, dalam kegiatan tersebut, santri-santri Qudsiyyah juga meramaikan dengan berbagai perlombaan anak-anak desa setempat pada sore harinya. Sedangkan pada malam harinya diadakan pengajian umum dengan pembicara KH Ahmad Asnawi, salah satu da’i terkenal dari Qudsiyyah Kudus. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply