KOMPAQ Gelar Seminar Kebudayaan

QUDSIYYAH, KUDUS – Dalam rangka menyongsong satu abad Qudsiyyah Kudus, berbagai kegiatan digelar. Salah satunya orasi budaya dan seminar kebudayan yang diselenggarakan oleh Komunitas Pelajar Alumni Qudsiyyah (Kompaq) Kudus bekerjasama dengan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Kajian Multikultural (LSM Pusaka).

Acara bertajuk “Menjadi Manusia Indonesia yang Berbudaya” ini dilaksanakan di Rumah Makan Gentong Sehat Getas Pejaten Kudus, Jawa Tengah, Jumuah sore (18/9/2015). Hadir dalam kesempatan tersebut puluhan pelajar, santri, seniman, budayawan, ormas, dan sebagainya.

Acara tersebut diisi oleh beberapa penampilan, di antaranya pembacaan puisi oleh Seniman asal Jepara, penampilan teater dari Kibaru Kudus, Stand Up Comedy dari Sleman, Monolog dari Yogyakarta, dan diakhiri dengan Seminar Kebudayaan oleh dua Budayawan dari Kudus dan Yogyakarta, yaitu Miftah Ali dan Yazid Al-Bustomi.

Chasan Albab selaku panitia mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan satu abad Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus. “Acara ini termasuk dalam serangkaian acara ‘Menyongsong Satu Abad Qudsiyyah’ yang mana puncaknya insya’allah bulan Syawal tahun depan,” ujar santri Pondok Pesantren Raudlatul Mardiyyah Kudus ini.

Lebih lanjut Chasan menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pelajar maupun masyarakat pada umumnya bisa sadar akan budaya Indonesia dan bisa menjadi manusia Indonesia yang berbudaya baik.

“Agar masyarakat lebih sadar akan budaya dan menjadi orang Indonesia yang berbudaya baik” kata Mahasiswa STAIN Kudus ini.

Di samping kegiatan tersebut, besok tanggal 23-25 September juga akan diadakan Perkemahan Bhakti Sosial ‘Satu Abad Qudsiyyah’ di lapangan Desa Peganjaran, Bae Kudus. yang melibatkan sekolah setingkat SMP-SMA se-Kabupaten Kudus.

Dalam perkemahan tersebut sekolahan se-kabupaten Kudus akan untuk mengikuti lomba kaligrafi, fotografi, kreasi musik, melukis, dan sebagainya.

Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus merupakan madrasah salaf yang didirikan oleh KHR. Asnawi Kudus yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama. Madrasah Qudsiyyah resmi berdiri pada tahun 1919 M. namun sejak tahun 1917 M kegiatan belajar mengajar sudah dimulai. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply