Semangat tak Mlempem, Meski Diguyur Hujan Deras

Derasnya hujan Rabu malam (20/4) tak surutkan semangat hadiri pengajian ‪‎1 abad Qudsiyyah‬ di Desa hadipolo, Kec. Jekulo. Pengajian keliling atau yang disebut roadshow dakwah berlokasi di Masjid al-Hidayah, Dukuh Sumber. Selepas isya’ acara dimeriahkan oleh tabuhan menyambut para hadirin. Para penerbang dari jamiyyah se-Kec. Jekulo tampak memenuhi halaman yang diperkirakan 200 penerbang lebih. Sedangkan hadirin meluber ke dalam masjid dan jalan depan Masjid.

Acara dimulai dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an dan sholawat Asnawiyyah. Sholawat Qudsiyyah 1 Abad juga dipopulerkan dalam acara ini. Tahlil untuk para masyayikh dipimpin oleh ustadz Sirojuddin menjadi acara selanjutnya. Hadirin mulai buyar ketika hujan deras melanda dan para penerbang berpindah ke serambi masjid. Namun acara masih terus dilanjutkan. Gayung bersambut, kehendak panitia untuk tetap melanjutkan acara diimbangi semangat hadirin mengikuti acara hingga selesai.

Setelah pembacaan tahlil, K. M. Asrori selaku perwakilan alumni Jekulo dan Nadhir masjid, Ustadz Zainuddin Arif memberikan sambutan. Nadhir menjelaskan bahwa Pengajian 1 abad Qudsiyyah juga memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW hasil kerja antara panitia 1 Abad Qudsiyyah mengadakan pengajian dan Pengurus Masjid.

Habib Hasan, Gus Apang dan Ustadz Shofa memimpin maulid

Habib Hasan, Gus Apang dan Ustadz Shofa memimpin maulid

Hujan semakin deras memaksa panitia mengkondisikan panggung dan peralatan penunjang, namun pembacaan maulidurrasul tetap dilanjutkan meski beberapa kali terkendala masalah teknik likstrik. Maulidurrasul dipimpin oleh ustadz H. Ashfal Maula dan ustadz Ahmad Shofa diiringi Jam’iyyah ad’Dufuf al-Mubarok Kudus dan penerbang Kec. Jekulo. Listrik di daerah Hadipolo padam namun dengan generator, pengajian tetap bisa berlanjut meski dalam keadaan minim penerangan. Meski gelap, suara sahut menyahut memuji baginda rasul terdengar semarak dari dalam masjid dan Madrasah tempat bernaung para hadirin. “Beginilah mbah Asnawi berdakwah, tak gentar meski hujan badai,” ucap Zuhri salah seorang hadirin.

 

Kehadiran Habib Hasan Bunumay menambah khidmah acara dan beliau tutup maulidurrasul dengan doa Simthud Duror. Beliau tetap hadir meski perjalanan dari Jepang, Mejobo melewati hujan dan banjir. Uniknya beliau memakai tutup kepala dari kain batik yang dililitkan, semacam blangkon dalam acara tersebut.

Acara selanjutnya ialah sambutan oleh KH. Fatkhur Rahman selaku perwakilan dari Madrasah Qudsiyyah. “semoga di usia ke-100 ini Qudsiyyah semakin jaya, tidak semakin renta”, tuturnya. Beliau memberikan kesan kepada alumni yang mbarokahi, sukses karir dan bisnis walaupun tidak diajarkan kemampuan tersebut. Namun demikian, alumni tetap menyeimbangkan dunia dan akhirat, karena dibekali pendidikan agama di Madrasah Qudsiyyah.

H. Kustur Faiz, alumni Qudsiyyah yang masih eksis berdakwah di kancah nasional

H. Kustur Faiz, alumni Qudsiyyah yang masih eksis berdakwah di kancah nasional

Sesuai tema pengajian ini, “Meneladani Dakwah KHR. Asnawi” pengajian dilanjut dengan dakwah dari KH. Kustur Faiz (Ngembal Kulon). Beliau menyayangkan individu saat ini yang tidak mengetahui tata cara berwudlu dan sholat sesuai pedoman fiqih. Beliau mencontohkan kebiasaan keliru ketika membasuh wajah, membaca surat al-Fatihah dan bersujud. Jika wudlu salah maka sholat yang dilakukan akan sia-sia, begitu pula cara sujud yang tidak benar. “Alhamdulillah aku iso ngene ko Qudsiyyah,” H. Kustur menyisipkan nostalgia dalam Mauidloh. Beliau adalah alumni Qudsiyyah yang sampai sekarang masih eksis berdakwah di tingkat nasional. Contoh yang diperagakan beliau, mengingatkan dakwah Ibadah mbah Asnawi yang selalu memperingatkan dan memberikan contoh langsung ketika menemui tata cara ibadah masyarakat yang keliru. Mbah Asnawi pun tidak segan dari masjid ke masjid, kampung ke kampung.

Kegiatan roadshow pengajian ini terus berlanjut hingga Mei 2016. Pengajian selanjutnya digelar di Masjid Nurul Mubin, Desa Bae Kec. Bae Kudus pada Ahad malam (24/4).

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply