Enam Kandidat Berebut Jadi “Presiden Santri Qudsiyyah”

QUDSIYYAH, KUDUS – Bila di ibu kota Jakarta sedang memanas soal kandidat bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada awal 2017 mendatang, maka di Qudsiyyah Kudus juga sedang panas. Sebanyak enam kandidat berebut menarik simpati pemilihnya untuk memenangkan pertarungan menjadi ketua umum Persatuan Pelajar Qudsiyyah (PPQ).

Keenam calon tersebut adalah 1- Syaikhuddin Bahri Al Fikry (Damaran Kudus – Partai Sepur), 2- M. Iqbal Surya Negara (Cengkalsewu Sukolilo Pati – Partai MMC), 3- Khulafaur Rosyidin (Way Kanan Lampung – Partai Maju Terus), 4- Ahmad Khasan Fathoni (Dersalam Bae Kudus – Partai Seerrtek), 5- M. Agus Sholihuddin (Lau Dawe – Partai KUDU IQU), dan 6- Muhammad Siddiq (Undaan Kudus – Partai Santri Kece).

Salah satu cara yang dilakukan para kandidat ini adalah dengan menggelar kampanye terbuka oleh calon dan jurkamnya masing-masing. Orasi terbuka ini dilaksanakan pada Senin (19/9/2016) di tiga titik lokasi yang berbeda. Mulai dari lapangan MI Qudsiyyah, dilanjutkan di lapangan MTs Qudsiyyah dan terakhir lapangan MA Qudsiyyah Kudus.

Untuk menarik minat para pendengar dan calon pemilihnya, enam kandidat calon tersebut didandani dengan pakaian khas Kudusan tempo dulu, yakni memaki sarung batik, baju putih dan memaki iket kepala. Ini dilakukan oleh penyelenggara kegiatan “Pemilu PPQ” untuk lebih mengenalkan kandidat di akar rumput calon pemilihnya, yakni seluruh siswa MI mulai kelas V hingga seluruh siswa MTs dan seluruh siswa MA Qudsiyyah.

Selain itu, kampanye dan orasi ini dilakukan untuk menggenjot tingkat partisipasi pemilih saat pencoblosan Kamis (22/9/2016) mendatang.

Pencoblosan ini adalah untuk memperebutkan jabatan Ketua umum PPQ periode 2017-2018. Di Madrasah Qudsiyyah, dari dulu hingga sekarang, jabatan yang sedang diperebutkan ini merupakan jabatan prestisius yang selalu diperebutkan. Ini karena jabatan ini bak seperti menjadi “Presiden” bagi seluruh santri Qudsiyyah mulai dari tingkat paling kecil, MI hingga tingkat MTs dan tingkat MA.

Selain dengan menggelar kampanye, poster-poster dan gambar calon juga menyebar di berbagai titik strategis madrasah Qudsiyyah. Mulai dari poster gambar dan visi misi calon, hingga profik utuh mengenai keenam calon tersebut.

Ketua Umum PPQ, yang telah purna, M. Yusrul Muna, mengungkapkan, keenam kandidat calon yang terpilih ini merupakan hasil dari berbagai seleksi yang telah dilaksanakan. “Calon ini adalah hasil dari usulan siswa, hasil proses wawancara, dan hasil masukan dari dewan Pembina dan pembimbing PPQ. Jadi inilah enam orang yang handal, penerus tongkat estafet PPQ,” kata dia.

Ia menjelaskan, tahapan pemilihan ini meliputi penjaringan calon kandidat, Rapat Anggota, yang merupakan laporan pertanggungjawaban yang telah terlaksana pada Sabtu (17/9/2016) dilanjutkan dengan masa kampanye dan pencoblosan. “Senin sampai Rabu adalah masa kampanye, puncaknya Kamis nanti pencoblosan dan penghitungan suara,” pungkasnya. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply