TURUT SERTA PEMBACAAN SATU MILIAR SHOLAWAT NARIYAH

QUDSIYYAH, KUDUS – Momentum Hari Santri Nasional, yang salah satunya dengan menggelar Pembacaan Satu Miliar Sholawat Nariyah, yang digagas Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) berlangsung begitu meriah di berbagai daerah di tanah air. Seluruh warga, yang dikomando oleh Pengurus Cabang NU berbondong-bondong melaksanakan pembacaan sholawat Nariyah secara serentak di Musholla, Masjid, dan di pondok pesantren.

Tak ketinggalan, Ma’had Qudsiyyah juga menjadi bagian dalam program memohon doa keselamatan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia ini. Dengan dipimpin langsung oleh salah satu pengelola Ma’had, H. Nurul Adlha, acara pembacaan Sholawat Nariyah dilaksanakan pada Jumu’ah Malam Sabtu (21/10/2010) di aula Ma’had Qudsiyyah Kudus.

Sekitar satu jam waktu digunakan oleh 150 santri yang dilibatkan dalam kegiatan ini, yakni dimulai usai sholat Isyak dan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB.

Diperkirakan, sebanyak 1.666.500.000 selawat nariyah akan dibacakan setelah mendapat instruksi langsung dari Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Sirodj untuk dilaksanakan di seluruh lembaga struktural Nahdhatul Ulama (NU) dari tingkat pusat hingga ke tingkat terbawah di ranting-ranting. Bahkan sebanyak 1.666.500.000 selawat nariyah juga akan dibacakan di 24 Negara dimana cabang Nahdlatul Ulama berada.

Koordinatoor acara satu miliar sholawat nariyah PBNU, Muhammad Aqil Irham mengatakan, acara ini bertujuan untuk menyampaikan doa dan salam umat muslim Indonesia kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Melalui selawat nariyah yang dibacakan serentak ini, kita memohon doa kepada Allah agar kita mendapat pertolongan dari Rasullah.

“Mudah-mudahan melalui selawat nariyah ini mendapat syafaat kepada Rasulullah baik di dunia ini maupun di akhirat,” ujar Aqil sebagiamana dikutip dalam Okezone.com, Jumat (21/10/2016).

Selain itu, Aqil yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBNU itu berharap, acara ini juga dapat memohon doa keselamatan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

“Kita juga melalui selawat nariyah sebagai wasilah, kita memohon doa kepada Allah untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa kita, agar cita-cita dan kesejahteraan bangsa ini tercapai dengan baik,” ucapnya. (*)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply