Dua Alumni Qudsiyyah Dakwah di TV One

QUDSIYYAH, KUDUS – Program dakwah akhir pekan oleh salah satu stasiun televisi Nasional tayang live dari Kudus. Acara berjuluk Damai Indonesiaku oleh TV One itu memilih lokasi di Pendopo Kabupaten Kudus pada Sabtu (11/11/2017) siang. Uniknya acara yang memilih tema “Uswatun Hasanah” tersebut menampilkan dua alumni Qudsiyyah yang ditayangkan live ke seluruh penjuru tanah air.

Ya, H. Abdullah Rosyad, alumni Qudsiyyah tahun 1991 ini bertindak membaca ayat-ayat suci al-Qur’an. Sesuai tema yang diangkat, alumni yang berasal dari Mindahan Jepara yang kini juga mengajar di MI Qudsiyyah Kudus tersebut membacakan surat al- Ahzab ayat 21. Dengan suara yang yang lantang dan merdu, pria yang juga sebagai pengasuh pondok pesantren al-Istiqomah, Demaan Kudus ini membaca ayat suci dengan apik dan menyentuh kalbu.

Lihat Video lengkapnya di sini

Berikutnya, alumni yang dakwah dan tayang di Tv One adalah KH. Idham Kholid. Lulusan MA Qudsiyyah tahun 1990 ini berceramah dihadapan Bupati Kudus, H. Mustofa, Jam’iyyah Yasin Fadhilah Kudus serta seluruh pemirsa televisi dengan mengakat tema Uswatun Hasanah.

Pria yang berasal dari Kedungwaru Lor Karang Anyar Demak tersebut menjabarkan suri tauldan dari Kanjeng Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wasallam. Ia menyatakan, rahmat diutusnya Rasulullah jauh lebih banyak dirasakan oleh kaum ibu dibandingkan dengan kaum bapak-bapak. Sebelum Rasul lahir, disebut zaman jahilillah, begitu rusaknya akhlak, begitu hinanya kaum wanita. “Kelahiran Rasulullah mengangkat harkat dan martabat kaum wanita,” ungkapnya.

Kyai Idham mengatakan, Al Qur’an yang terdiri atas 30 juz, 114 surat, salah satu suratnya ada yang bernama An-Nisak yang artinya Wanita. Juga, surat pembuka al- Qur’an, surat Al-Fatihah, disebut juga dengan istilah Ummul Kitab yang berarti induk atau ibu kitab. “Ini adalah bukti Rasulullah hadir untuk memulyakan kaum wanita,” jelasnya.

Dalam pemberian ceramah tersebut juga dilakukan tanya jawab dengan hadirin yang kompak berbaju putih di dalam pendopo kabupaten Kudus tersebut. Selain itu KH Idham Kholid, acara Damai Indonesiaku Tv One tersebut juga diisi oleh penceramah Kh. Soemarno Syafi’I, dengan mengangkat tema yang sama yakni Uswatun Hasanah. (Kharis)

Lihat Video lengkapnya di sini

EXPO RAMAIKAN PUNCAK SATU ABAD

QUDSIYYAH, KUDUS – Puncak satu abad Qudsiyyah, bakal digelar selama satu pekan pada Senin-Ahad (1-7 Agustus 2016). Selama puncak kegiatan tersebt, berbagai kegiatan dan perlombaan mewarnai dan memeriahkan ulang tahun ke-100 Qudsiyyah.

Kegiatan Santri & UMKM Expo selama seminggu penuh (1-7/8), memberikan wadah bagi para alumni dan masyarakat umum yang bergerak dalam bisnis dan semakin memperluas jaringan pasar. “Diharapkan melalui Expo ini semangat berwirausaha dari santri Qudsiyyah tumbuh subur,” kata ketua panitia, DR. H Ihsan,M,Ag.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan puncak satu abad ini, ada 29 Expo yang disiapkan panitia. “Stand ini terbuka untuk umum dengan harga Rp 3 juta,” lanjutnya.

Adapun secara rinci, proposal Expo SATU ABAD QUDSIYYAH dapat diunduh dalam tautan di bawah.

PROPOSAL EXPO SATU ABAD QUDSIYYAH

PENDAFTARAN SANTRI BARU DIBUKA

QUDSIYYAH, KUDUS – Pendaftaran santri baru di Madrasah Qudsiyyah Kudus untuk tingkat MI, MTs, dan MA tahun pelajaran 2015/2016 telah dibuka. Secara resmi pendaftaran sekaligus tes dan penempatan kelas akan dibuka pada 22 Juni – 2 Juli 2015, tetapi mulai saat ini pengambilan blangko pendaftaran telah siap dilayani di Kantor TU MTs Qudsiyyah Kudus dengan nomor telephone (0291) 435938.

Pada tahun ini, wali santri dapat melakukan pendaftaran dan tes serta pengumuman cukup sehari rampung. Menurut Ketua Panitia, H. Nurul Adlha, pendaftaran dengan sistem “one day services” atau layanan satu hari langsung jadi dan diketahui hasil akhir penempatan kelas, adalah langkah untuk meningkatkan pelayanan bagi calon santri Qudsiyyah. “Jadi cukup sehari saja, bisa rampung dan diketahui hasil akhirnya,” tegasnya.

Dijelaskan,calon santri baru dan wali santri cukup melakukan pendaftaran dan melengkapi administrasi. Setelah itu di hari yang sama akan langsung dilakukan tes dan langsung diketahui hasilnya serta hasil penempatan kelasnya. Adapun untuk tes yang dilakukan adalah tes membaca Al- Qur’an dan tes tertulis berupa Nahwu, Shorof, I’lal, dan I’rab.
“Khusus bagi yang masuk kelas satu MI tidak perlu melakukan tes. Untuk yang mau masuk ke tingkat MTs, tesnya Nahwu Shorof dan membaca Al Qur’an. Sedangkan untuk masuk Aliyah, ditambah tes membaca kitab Taqrib,” tambahnya.

Pendaftaran secara resmi dibuka mulai 5 – 15 Ramadlan 1436 H bertepatan dengan 22 Juni – 2 Juli 2015 TU setiap hari Sabtu – Kamis mulai pukul 07.00 – 12.00 WIB. Adapun persyaratan administratifnya meliputi :
1. Mengisi formulir pendaftaran dan membayar uang pangkal sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah)
2. Menyerahkan uang infaq pengembangan madrasah sebesar Rp 1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah)
3. Foto Copy Akte kelahiran/Surat kenal lahir sebanyak 2 lembar
4. Foto copy kartu keluarga /KK sebanyak 2 lembar
5. Foto copy raport terakhir/ijazah sebanyak 2 lembar
7. Semua persyaratan dimasukkan dalam stop map.

Secara lengkap dapat dilihat dalam brosur yang dapat didownload di sini.

Download Kalender Qudsiyyah 2015

Download Kalender Qudsiyyah 2015

Kalender 2015

Dokumentasi Halaqah Kebangsaan

 

DOKUMENTASI KURBAN DAN KEMAH BAKTI SOSIAL QUDSIYYAH 2014

 

RUKYATUL HILAL 2014

 

BROSUR PENDAFTARAN SANTRI BARU

Brosur Pendaftaran santri baru Madrasah Qudsiyyah tahun 2014

MATERI LKTI JUARA I JATENG TAHUN 2013

Materi LKTI juara pertama tingkat Jateng dari MA Qudsiyyah Kudus dapat didownload di sini.